Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Fernanda Ekayasa

Sejarah umum seni lukis Zaman prasejarah. Secara historis , seni lukis sangat terkait dengan gambar . Peninggalan-peninggalan prasejarah memperlihatkan bahwa sejak ribuan tahun yang lalu, nenek moyang manusia telah mulai membuat gambar pada dinding-dinding gua untuk mencitrakan bagian-bagian penting dari kehidupan. Sebuah lukisan atau gambar bisa dibuat hanya dengan menggunakan materi yang sederhana seperti arang , kapur , atau bahan lainnya. Salah satu teknik terkenal gambar prasejarah yang dilakukan orang-orang gua adalah dengan menempelkan tangan di dinding gua, lalu menyemburnya dengan kunyahan dedaunan atau batu mineral berwarna. Hasilnya adalah jiplakan tangan berwana-warni di dinding-dinding gua yang masih bisa dilihat hingga saat ini. Kemudahan ini memungkinkan gambar (dan selanjutnya lukisan) untuk berkembang lebih cepat daripada cabang seni rupa lain seperti seni patung dan seni keramik . Seperti gambar, lukisan kebanyakan dibuat di atas bidang datar seperti...

Fernanda Ekayasa

AUFKLARUNG DAN AKIBATNYA BAGI PERKEMBANGAN PEMIKIRAN FILSAFAT KHUSUSNYA DI INGGRIS DAN PERANCIS Abad 18 pemikiran filsafat diliputi oleh suatu masa yang dinamakan “Aufklarung”  berarti pencerahan (bahasa Inggris : “Enlightenment”). Zaman ini tidak lepas dari pengaruh Renaissance sebagai gerakan sebelumnya, dan merupakan buah pahit dari Empirisme dan Rasionalisme yang muncul beberapa saat sebelumnya. Gerakan Aufklarung ini muncul melanda hampir semua negara Eropa terutama di Inggris, Perancis dan Jerman. Immanuel Kant (Jerman) menggambarkan bahwa kurun waktu selama ini, manusia  telah melakukan kesalahan dengan tidak mau memanfaatkan akalnya sendiri. Manusia telah keluar dari keadaan tidak akil balig (Unmundigkeit ). Voltaire menyebutnya zaman ini adalah zaman akal . Maka semboyan gerakan ini adalah Sapere Aude artinya “berani berpikir sendiri”. Sehingga  kepercayaan akal atau rasio sangat berperanan besar dalam abad 18 ini , seiring dengan berkembangny...